Antara Kita & Kami
Membeli barang itu bagi saya tidak gampang. Apalagi barang yang lumayan ada harganya. Entahlah, saya kok merasa terlalu lama menimbang-nimbang. Mungkin, saya termasuk rakyat undur-undur yang menjunjung tinggi sifat bimbang dan ragu. Terserah, sampeyan mau bilang apa. Continue reading ‘Jangan Pilah-Pilih Tebu Boleng’
Fun Bike

Tadi pagi ngobrol dengan tetangga yang kebetulan dari Ternate. Sebut saja Pak Be. Meski tingal di Jakarta, ia punya usaha di sana. Jadi masih sering ijlag-ijlig ke kampung halamannya. Awalnya, kami membicarakan masalah blog kompleks. Lama-lama merembet ke masalah politik di Maluku Utara yang kini sedang memanas, pasca pemilihan Gubermur Malut. Berikut wawancaranya. Continue reading ‘Gubernur Siang, Gubernur Malam’
Burung Mati
Ketika habis jalan pagi, tadi menemukan burung tergeletak koit di jalan depan rumah. Pikiran langsung melayang ke flu burung! Sempat dag..dig..dug…. Daripada bikin geger warga, mendingan langsung “diamankan”. Dikubur di dekat panel listrik lapangan satu. Sempat ingat spanduk yang terpasang di kompleks. Jangan pegang ayam/burung yang mati. Ya sudah… pakai sekop saja, lalu dikubur.
Tak lupa cuci tangan pakai sabun.
Zaman sekarang memang zaman gampang was-was. Burung mati saja, bisa bikin geger dan resah warga. Punya duit banyak..khawatir dirampok. Ketenangan batin memang mulai mahal harganya. Wislah….
Kemarin nyaris keseret teman yang tersengat promo toko K***N L**A diskon besar-besaran. Kabarnya sampai 70 persen! Wuih…glekk…..ceeees…cees…cessshhhh… Meski jakun naik turun, godaan dari teman yang doyan blusukan di toko-toko peralatan tukang dan perbengkelan itu sempat saya redam. “Udahlah…liat-liat saja. Kan, gak papa, tak beli. Buat referensi aja,” rayu teman saya itu. “Enggak ah..takut kilaf.” Continue reading ‘Hobi Bongkar & Koleksi Peralatan’
Tumben-tumbenan memulai hari Jumat yang menjadi hari tengat tanpa semangat. Kepala mendadak terasa pusing sepuluh keliling. Pilingan (hitam….ah masih bisa plesetan) terasa senut-senut. Ada apa ini? Migren? Ah bukan itu gejalanya, setelah cari info di ke gudang paman gogle yang menyimpan segala informasi apa saja. Tak punya duit kali? Ah…bukanya itu sudah terbiasa. Lalu apa coba? Continue reading ‘Barang Lama Bikin Sengsara’
N…temanku berkeluh kesah. Ongkos ke kantor sekarang sebulan jadi Rp 800 ribu. Itu belum termasuk ongkos jika ia pergi liputan. “Hanya dari rumah ke kantor saja,” katanya menandaskan. Mahal…amat? Continue reading ‘Ketika Leher Mulai Tercekik’
Preman
Premanisme masih tumbuh subur di negeri ini. Tengok saja, tragedi monas, yang meledak ketika bangsa Indonesia sedang memeringati hari penuh sejarah, lahirnya Pancasila. Ya, premanisme memang ada di mana-mana. Ada di sekeliling kita, ato malah ada di diri kita.
Ada wartawan preman yang dalam mejalankan tugas jurnalistiknya dengan mengancam narasumber entah dengan tujuan mencari keuntungan pribadinya atau instansi tempatnya mencari rezeki. Kita juga kerap mendengar pejabat preman yang hobinya mengeluarkan ancaman untuk menyelesaikan masalah. Atau pengacara preman yang doyan mengancam lawan atau kliennya agar tunduk padanya. Entahlah apakah di dunia blogger ada preman atau enggak? Continue reading ‘Preman’
Gledeg! Miris dengar perbincangan tiga teman wanita seruangan saat bubaran pabrik. “Pulange naik apa Mbak…..” baru nyadar….hari ini angkot yang biasa lewat depan kantor sudah dua hari ini mogok! Kasihan bener tiga embak-embak ini. Mereka sebenarnya tinggal tak jauh-jauh amat dari kantor. Tapi kalau jalan, pastinya gempor. Continue reading ‘Angkot Mogok: Lucunya Orang Jakarta!’
Recent Comments